Dashboard Admin & Monitoring
Dashboard yang bantu manajemen melihat data penting tanpa harus buka banyak file atau rekap manual.
Mulai dari website perusahaan, absensi selfie + GPS, reimburse, HRIS, portal dokumen sampai aplikasi custom. Kita mulai dari alur kerja yang benar-benar dibutuhkan tim Anda — bukan dari template fitur yang dipaksakan.
Ceritakan proses yang masih bergantung pada Excel, chat WhatsApp, form kertas, atau rekap manual berulang. Kita petakan dulu prosesnya, lalu ubah jadi alur digital yang lebih rapi dan gampang dipakai.
Website yang bukan cuma bagus dilihat, tapi juga siap dipakai jualan dan bangun kepercayaan.
Website yang nggak cuma tampil bagus, tapi punya struktur layanan, CTA, artikel, SEO, admin CMS, dan alur inquiry yang jelas.
Website siap dipakai sebagai pusat informasi, layanan, artikel, SEO, dan pintu masuk calon klien.
1const website = new WafindoWeb({2 cms: true,3 seoReady: true,4 leadForm: true,5});6website.launch();
Reimburse, cash advance dan settlement lebih tertib tanpa chat approval yang tercecer.
Pengajuan reimburse, cash advance dan settlement jadi lebih tertib dengan bukti transaksi, alur approval, status, dan histori yang bisa ditelusuri.
Setiap pengajuan punya bukti, nominal, approval, status dan histori yang jelas sampai selesai.
1const claim = new ReimburseFlow({2 receiptUpload: true,3 approvalLevel: 2,4 settlement: true,5});6claim.submit();
Absensi selfie + GPS yang bikin HR nggak perlu rekap manual terus-terusan.
Absensi masuk/pulang dengan selfie, GPS, radius kantor, timestamp, galeri check-in, dan dashboard monitoring yang tetap memperhatikan izin akses lokasi pengguna.
Data check-in masuk ke dashboard secara real-time, lengkap dengan foto, lokasi, waktu, status, dan histori.
1const attendance = new SmartAttendance({2 liveSelfie: true,3 gpsGeofence: true,4 realtimeDashboard: true,5});6attendance.clockIn();
Data karyawan, cuti, izin dan approval dalam satu workspace yang lebih gampang dipantau.
Satukan data karyawan, cuti, izin, sakit, approval, quota, dokumen HR, dan histori aktivitas ke satu aplikasi yang gampang dipakai.
HR punya satu sumber data untuk administrasi karyawan, kuota cuti, dokumen, request, dan histori aktivitas.
1const hris = new HRWorkspace({2 leaveQuota: true,3 employeeFiles: true,4 approvalFlow: true,5});6hris.sync();
Dokumen internal lebih gampang dicari, dibagi, dan dikontrol tanpa folder yang berantakan.
Pusat dokumen internal dengan folder, permission, versioning sederhana, pencarian, dan kontrol akses per user/divisi.
Dokumen tersusun per kategori/divisi dengan role access, pencarian, log dan backup yang lebih tertib.
1 = new DocumentHub();2(true);3(true);4(true);5();
Punya alur kerja yang unik? Kita bisa bangun aplikasinya mengikuti proses tim Anda.
Kalau kebutuhan Anda nggak pas dimasukkan ke template aplikasi umum, kita petakan alurnya dan bangun modul yang memang mengikuti cara kerja tim Anda.
Mulai dari MVP yang penting dulu, lalu sistem bisa tumbuh dengan modul, role dan integrasi baru.
1const app = new CustomBusinessApp({2 workflow: 'your-process',3 roles: ['admin','staff'],4 apiReady: true,5});6app.build();
Ini titik awal, bukan batasan. Modulnya bisa digabung atau dikembangkan jadi satu platform terintegrasi.
Dashboard yang bantu manajemen melihat data penting tanpa harus buka banyak file atau rekap manual.
Ubah form manual dan approval lewat chat menjadi alur digital yang punya status, PIC, timestamp, catatan, dan histori.
Portal verifikasi untuk data sertifikat, dokumen, aset atau record lain melalui QR/Barcode dengan halaman publik yang terkontrol.
Catat aset, lokasi, PIC, kondisi, mutasi, dokumen, dan histori tanpa bergantung pada spreadsheet yang tersebar.
Kelola jadwal surveillance/audit, status klien, PIC, temuan, tindak lanjut, dokumen, dan reminder dalam satu dashboard.
Ubah temuan, task, action plan dan evidence menjadi tracker yang jelas siapa PIC-nya, kapan deadline-nya, dan bagaimana statusnya.
Bawa masalah dan alur kerja yang sekarang. Dari situ kita bantu susun scope yang realistis.
Pahami masalah, user, dan proses yang sekarang.
Visualisasikan screen dan alur sebelum development.
Bangun modul, role, database dan integrasi.
Uji skenario, permission dan alur bisnis penting.
Deploy, serahkan akses dan siapkan user.
Tambah modul atau rapikan sistem saat dibutuhkan.
Aplikasi yang kelihatan canggih nggak ada gunanya kalau tim bingung pakainya atau datanya susah dipercaya. Karena itu UI, role, validasi, laporan, audit trail dan backup dipikirkan sebagai satu kesatuan.
Kalau pertanyaan Anda belum ada di sini, langsung ceritakan kondisinya aja.
Nggak harus. Justru lebih aman kalau mulai dari modul prioritas atau MVP dulu, dipakai oleh user nyata, lalu dikembangkan bertahap berdasarkan kebutuhan yang benar-benar muncul.
Bisa. Fitur dapat mencakup selfie check-in/check-out, timestamp, GPS, geofence/radius, lokasi dinas/WFH, histori dan dashboard HR. Penggunaan lokasi harus mengikuti izin perangkat, kebijakan internal dan prinsip perlindungan data yang disepakati.
Bisa. Alur bisa disesuaikan mulai dari pengajuan, upload nota, approval atasan, review Finance, settlement, status, histori transaksi sampai audit trail.
Bisa. Dashboard dapat dibuat berdasarkan role, misalnya Super Admin, Admin, HR, Finance, Manager atau User, dengan hak akses, laporan dan menu yang berbeda.
Bisa dibahas. Integrasi tergantung akses API, struktur database, dokumentasi teknis dan kebijakan sistem lama. Tahap awal biasanya dilakukan review integrasi dulu sebelum menentukan pendekatan.
Security dibahas sejak desain: role-based access, password hashing, CSRF/XSS protection, validation, audit log, backup, HTTPS dan kontrol upload sesuai kebutuhan. Detail implementasi mengikuti risiko dan arsitektur sistem.
Bisa. Justru itu biasanya langkah yang paling efisien. Kita lihat apa yang sudah jalan, apa yang masih relevan, lalu fokus ke gap yang benar-benar perlu dibereskan.
Durasi tergantung kondisi awal, scope, jumlah lokasi, kesiapan data dan target. Setelah diskusi atau assessment awal, timeline bisa dibuat lebih realistis.
Bisa banget. Ceritakan kebutuhan singkat lewat formulir atau WhatsApp. Kita petakan dulu supaya scope-nya pas dan mudah dieksekusi.
Nggak perlu tahu nama layanannya dulu. Ceritakan kondisi sekarang, target, timeline dan hambatan utama. Tim Wafindo akan bantu petakan kebutuhan awal sebelum scope dibuat.
Nggak perlu pakai istilah teknis. Mulai saja dari proses apa yang sekarang terasa lambat, berulang, atau ribet.
Ceritakan dulu kondisi perusahaan Anda. Kita bantu petakan langkah awalnya.
Pilih layanan dan topik pertanyaan. Kata-katanya otomatis disiapkan sebelum masuk WhatsApp.
Layanan dan pertanyaan yang dipilih hanya dipakai untuk menyiapkan isi pesan WhatsApp Anda.